Konsumsi Tinggi Jelang Lebaran, Harga Komoditas Pokok Naik Signifikan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada H-6 hari raya Idul Fitri, harga kebutuhan pokok kembali merangkak naik. Kenaikan harga kebutuhan pokok ini disinyalir akibat melonjaknya permintaan masyarakat untuk kebutuhan Hari Raya. Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri menjelaskan, kenaikan harga komoditas jelang Lebaran sudah menjadi kebiasaan tahunan. Hal ini diakibatkan oleh meningkatnya permintaan. “Tidak ada kekurangan dan tidak ada penurunan stok di periode H-6. Jadi memang stok stabil, tetapi memang ini sudah menjadi kebiasaan tahunan bahwa satu minggu jelang Lebaran itu ada peningkatan daya beli, maka harga disini kecenderungan naik,” ujar Abdullah kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (30/6/2016). Abdullah menuturkan, setiap satu bulan puasa itu terjadi siklus Ramadhan awal, pertengahan, dan akhir.Siklus tersebut merupakan siklus naik turun harga. Di minggu pertama, ada kenaikan harga. Di pertengahan bulan ada penurunan. Lalu di akhir minggu menjelang Lebaran terjadi lagi kenaikan. Kenaikan di akhir Ramadhan lebih tinggi dibanding kenaikan harga di awal Ramadhan. Penyebabnya, konsumen ingin menyetok sejumlah komoditas sampai Lebaran, karena pada saat Hari Raya banyak yang pedagang tutup. “Kajian ini sudah kami lakukan 4 tahun dan setiap tahun ada pola yang sama,” tambah Abdullah. Abdullah mengatakan, beberapa komoditas bahkan hampir seluruhnya ada kenaikan walaupun memang bermacam-macam kenaikannya. Antara 5-10 persen. Sementara itu, berdasarkan data di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur, Kamis, beberapa komoditas pokok mengalami kenaikan cukup signifikan. Dimulai cabai merah kriting naik Rp 1.000 menjadi Rp 19.000 per kilogram. Cabai merah besar naik Rp 1.000 menjadi Rp 20.000 per kilogram. Cabai rawit merah naik cukup signifikan Rp 3.000 menjadi Rp 24.000 per kilogram. Cabai rawit hijau juga naik cukup signifikan Rp 3.000 menjadi Rp 15.000 per kilogram. Bawang merah naik Rp 1.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram. Bawang putih naik Rp 1.000 menjadi Rp 31.000 per kilogram, dan kentang naik Rp 1.000 menjadi Rp 16.000 per kilogram. http://bisniskeuangan.kompas.com

1 Komentar


JimmiNu - 11 September 2017

TShXAb http://www.FyLitCl7Pf7ojQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com


Isi Komentar